Ribuan advokat turun ke jalan untuk menolak penetapan RUU Advokat yang kini masih digodok di DPR. Aksi ini juga diikuti oleh pengacara kondang nan nyentrik Hotman Paris Hutapea.
Tak berbeda dengan yang lainnya, Hotman juga mengenakan toga dan dasi putih di leher saat melakukan aksinya. Ia juga ikut berkeliling memutari separuh Bundaran HI. Cuaca dan pakaian yang menimbulkan panas tersebut tak mengurangi semangatnya untuk turut berorasi.
"Nggak masuk akal, tolak RUU Advokat," ujar Hotman di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Dewan Kehormatan Peradi Bandung, Nicholas Sinaga mengatakan, RUU tersebut dapat melemahkan profesi advokat. Sebab menurutnya ada satu pasal di dalam RUU advokat yang memasukkan unsur pemerintah dalam dewan kehormatan advokat.
"Ini kan intervensi. Dia bisa menentukan kelangsungan advokat," kata Nicholas yang juga turut berorasi.
Selain itu, RUU advokat membolehkan pembentukan lembaga advokat dengan minimal jumlah peserta 35 orang. Hal tersebut menurutnya dapat mengurangi kredibilitas profesi advokat.
"Orang yang gagal masuk Peradi bisa dengan gampang bikin lembaga advokat. Harusnya kalau gagal kan bisa coba lagi sampai lulus," tutupnya.
(kff/mok)











































