Bahkan jumlah ini diprediksi akan terus bertambah. Mereka datang dengan bus-bus besar yang dipasang spanduk bertuliskan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).
Kedatangan para advokat yang mengenakan toga dan dasi putihnya tersebut menimbulkan kemacetan. Pasalnya, mereka memenuhi badan jalan hingga menghambat kendaraan yang melintas di sekitar Bundaran HI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa memenuhi bibir kolam Bundaran HI. Sehingga jika dilihat dari kejauhan, kolam yang merupakan ikon ibukota tersebut tampak diselimuti ribuan orang berpakaian toga. Sambil berputar di kolam, para advokat ini meneriakkan penolakan RUU Advokat.
"Tolak RUU Advokat. Tolak intervensi profesi advokat!" teriak para advokat di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2014).
(kff/mok)











































