"Yang beredar itu foto erupsi Gunung Sinabung. Tadi malam kita meluruskan itu semua. Jadi bukan foto Gunung Slamet, karena kita selalu update foto terbaru aktivitas," kata Koordinator SAR Bakorwil III, Rudi Setiawan, Kamis (11/9/2014).
Akibat ulah tidak bertanggung jawab, Rudi mengaku sempat kelabakan. Ia mengkonfirmasi kebenaran foto itu ke berbagai pihak. Setelah clear, ia mengklarifikasi foto tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat foto hoax tersebut, sebagian masyarakat di lereng bagian barat dan utara sudah sempat bersiap mengungsi. Namun akhirnya bisa ditenangkan kembali.
"Tidak ada pengungsian, kalau bersiap mengungsi memang iya, tapi dapat ditenangkan kembali," ungkapnya.
Rudi mengungkapkan hujan abu disetertai kerikil di Sirampog Dasa Sawangan, Dawuhan, Dukuh cilik, Igir Klanceng, dan Kaliwadas tidak berlangsung lama.
"Hujan kerikil di wilayah itu kurang dari satu jam," jelasnya.
Rudi mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas tersebut dan segera mencari informasi resmi dari Tim SAR ataupun relawan yang bertugas memantau aktivitas Gunung Slamet.
(arb/try)











































