"Ini memang timingnya tidak tepat. Kita harus mengapresiasi ini. Jangan dimarahi. Maksud Mensesneg Sudi Silalahi baik," ujar Priyo dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Kamis (11/9/2014).
Priyo yang juga Ketua DPP Golkar itu menyebut kalau mobil dinas yang dipakai jajaran menteri saat ini masih bisa dipergunakan. Dengan pembatalan ini, anggaran bisa lebih efisien karena bisa dialihkan ke sektor kebutuhan yang lebih penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mencontohkan mobil dinasnya, yaitu Toyota Crown Royal Saloon yang sudah dipakai selama lima tahun. Sejauh ini, tutur Priyo, mobilnya itu tetap awet karena terawat dengan baik.
"Yang saya pakai sekarang masih kinclong dan layak," sebutnya.
Sebelumnya, Mensesneg Sudi Silalahi membatalkan pengadaan mobil Mercy untuk para menteri Jokowi-JK. Kebijakan pengadaan mobil dinas menteri nantinya bakal diserahkan langsung ke pemerintahan yang baru. Pembatalan ini juga karena desakan publik agar pengadaan lelang ini tidak dilanjutkan.
"Mensesneg memutuskan kendaraan dinas tidak dilanjutkan, pembelian kendaraan dinas utamanya jenis dan harga diserahkan kepada pemerintahan mendatang," ujar Sesmensesneg Taufik Sukasah di Jakarta, Rabu (10/9/2014).
(hat/trq)











































