"Ya kan memang susah satu anggota di kepala daerah tanpa partai di DPRD. Kan jadi susah, tapi buat apa. Kalau dia punya nurani nggak perlu khawatir. Kita tidak bagi-bagi APBD, tidak nyolong kok buat rakyat DKI kenapa sih kita khawatir?" ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2014).
"Biasa saja, kita berdoa saja. Kita lihat saja. Saya kira tontonan yang baik di republik ini. Makanya ini tontonan yang menarik, kalau saya jadi gubernur tanpa parpol berhadapan dengan DPRD, lebih menarik," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akan menjadi tontonan politik menarik di Indonesia. Sebelum kepala daerah diambil alih menjadi budak dikontrol oleh parpol. Makanya kita buktikan saya bilang ini mengganggu nurani saya karena saya nggak mau jadi kepala daerah kalau saya harus tanggung jawab sama DPRD," tegas Ahok.
Apakah tidak takut program-program Pemprov dihambat DPRD?
"Lihat saja, makanya saya bilang ini 3 tahun tontonan menarik. Kalau DPRD-nya punya nurani dia nggak bakal ngerjain kepala daerah yang juga punya nurani," tuturnya.
(aws/trq)











































