"Saya adalah staf khusus presiden, semua hal yang saya lakukan tentu sepengetahuan presiden," kata Daniel saat ditemui di kantor presiden, Jl Veteran, Rabu (10/9/2014).
Apa reaksi presiden setelah dilaporkan? "Pendiriannya tetap sama, siapapun harus menghormati supremasi hukum. Siapapun berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah di mata hukum. Dan itu tidak terkecuali saya, sebagai pembantu presiden," jawabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak pernah menemui menteri-menteri di kantornya," ujar Daniel.
"Saya ingin meluruskan satu hal bahwa saya tidak menjadi konsultan bagi siapapun termasuk untuk Pak Jero Wacik. Jabatan saya adalah staf khusus presiden," lanjutnya.
Daniel mengatakan hubungannya dengan Jero Wacik selama ini adalah sebagai orang yang bekerja di Kabinet Indonesia Bersatu II. "Tidak ada yang khusus selain beliau ada menteri di lingkungan kabinet dan saya adalah staf khusus presiden," jelasnya.
Menurut Daniel, keterangan yang disampaikan KPK kemarin tidak jauh berbeda dengan keterangan yang telah disampaikan dalam pemeriksaan sebelumnya. Namun dia enggan bicara lebih jauh soal materi penyelidikan.
"Saya minta izin, untuk tidak masuk ke materi perkara yang sedang di tangani oleh KPK semata-mata demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ungkapnya.
(mpr/mad)











































