"Kami akan menjemput bola. Ini pengembangan dari sebelumnya," kata Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah, Muh. Ilyas, di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daerah Kerja Makkah, Selasa (9/9/2014).
Sejumlah tenaga kesehatan yang melayani jamaah haji akan dibagi secara khusus. Yang pertama, tenaga kesehatan kloter yang mendampingi jamaah haji selama perjalanan dari Indonesia hingga ke Arab Saudi (satu dokter dan dua perawat).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan ke jamaah pun tidak menunggu jamaah sakit. Sebab kadang jamaah tidak mau mengaku saat menderita sakit cukup parah.
"Para dokter akan bergilir melaksanakan kunjungan sehingga di pos kesehatan Sektor tetap ada yang berjaga di posnya. Namun dokter kloter yang lebih berperan karena mendampingi dari tanah air," tutupnya.
(van/fdn)











































