“Itu konsekuensi politik yang akan kami ambil bahwa kami tidak bisa ikut arus berubah-ubah. Yang kemudian akan merugikan rakyat. Sikap awal yaitu tetap berkeinginan kalau pilkada itu langsung,” ujar Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2014).
Dia menegaskan kalau pihaknya bertujuan untuk membawa perubahan bangsa lebih baik ke depannya. Kalaupun ada perbedaan, menurut dia semestinya harus diselesaikan secara musyawarah mufakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puan juga menyindir adanya anggapan pilkada lewat DPRD bisa menghemat anggaran hingga puluhan triliunan rupiah. Menurutnya, pendapat itu tidak benar.
“Apa iya, sampai saat ini kami tidak melihat hal tersebut. Kami melihat dari sisi mana saja yang penting kedaulatan harus diberikan melalui pilkada langsung. Suara rakyat harus diapresiasi,” sebutnya.
(hat/rmd)











































