Pesawat Terganggu, Relawan Sumsel Tertunda ke Aceh
Kamis, 06 Jan 2005 17:31 WIB
Palembang - Sebuah pesawat carteran pemerintah Sumatera Selatan, Sriwijaya Air, yang membawa tim medis untuk menjadi relawan di Aceh, Rabu malam mengalami gangguan. Relawan pun terpaksa diterbangkan Kamis sore ini (6/1/2005).Pesawat jenis Boeing 737-200 semalam kembali ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, setelah terbang di atas ketinggian 18 ribu kaki selama 15 menit. Pesawat yang mengangkut tim medis tahap ketiga itu berangkat pukul 21.35 WIB."Pesawat mengalami kerusakan di bagian kiri. Ada uap panas masuk ke mesin. Lampu indikator menyala di kabin pilot. Jadi diputuskan untuk kembali ke bandara," kata pilot Kapten Herwick Lahuduitan, kepada pers, di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (6/1/2005).Kamis pagi tadi, pesawat itu dibawa ke Jakarta untuk diperbaiki. Para relawan akan diberangkatkan hari ini sekitar pukul 18.00 dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air lainnya. Dalam rombongan ini akan berangkat Wakil Gubernur Sumsel Mahyuddin NS dan Wakil Ketua Dewan Sumsel Bihaqqi Soefyan.
(nrl/)











































