Abdullah Azwar Anas menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, sejak tahun 2010 dengan diusung oleh PKB. Di tangan Anas, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu pun menjadi salah satu destinasi pariwisata yang menarik.
Pria berusia 41 tahun ini mengembangkan potensi wisata di Banyuwangi sehingga menjadi alternatif bagi turis yang biasanya memilih datang ke Bali. Selain itu, Anas juga telah menelurkan banyak program inovatif, mulai dari Banyuwangi Festival, Sedekah Oksigen, Bayi Lahir Pulang Bawa Akta, Gerakan 10.000 Kolam Pekarangan, Green Airport, dan mampu mendorong penurunan angka kemiskinan secara drastis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati kedua adalah M Nurdin Abdullah. Pria berusia 51 tahun ini terpilih sebagai Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, untuk kedua kalinya pada tahun 2013 dengan diusung oleh 9 partai. Atas pengabdiannya selama memimpin, kabupaten kecil tersebut disulap menjadi indah dan tertata.
Penambahan jumlah ruang publik menjadi salah satu hal yang diprioritaskan oleh Nurdin. Salah satunya adalah pusat kota yang terletak dekat dengan Pantai Seruni. Wilayah yang sebelumnya ditumbuhi semak belukar telah dibangun sedemikian rupa sehingga masyarakat dapat bercengkrama dengan cuma-cuma. Lokasi tersebut dikelilingi oleh fasilitas umum dan fasilitas sosial lain seperti rumah sakit maupun sarana olahraga.
Buah karya Nurdin kemudian mengantarkan dirinya menjadi salah satu tokoh alternatif yang diusulkan oleh Komunike Bangsa Peduli Indonesia (KBPI) tahun lalu. Pria bergelar profesor ini juga berhasil membuat Bantaeng memenangkan Piala Adipura empat tahun berturut-turut.
Selain dua bupati tersebut, bursa calon Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal juga diramaikan oleh mantan Sekjen Kemendagri, Siti Nurbaya Bakar. Perempuan berusia 58 tahun ini pernah menjabat sebagai Sekjen DPD. Kini, Siti aktif sebagai Ketua DPP Partai NasDem.
Hingga Selasa (9/9/2014) pukul 14.25 WIB, Anas diunggulkan dengan 48% dukungan dari pembaca. Ia disusul oleh Siti dengan 27% dukungan dan Nurdin yang memperoleh 26% dukungan.
Anda masih bisa berpartisipasi untuk memilih calon menteri yang paling hebat. Ikuti polling-nya di seleksimenteri.com.
(imk/nrl)










































