SMS Adopsi Anak Aceh Menyebar Hingga Singapura
Kamis, 06 Jan 2005 17:05 WIB
Jakarta - Pesan singkat (SMS) tawaran mengadopsi anak Aceh yang minggu lalu marak menyebar di Jakarta, menyeberang hingga ke negeri tetangga, Singapura. Setidaknya dua pesan SMS mampir ke negeri pulau itu.Kedua SMS itu, sebagaimana yang beredar di Jakarta, menyatakan bahwa akan ada 300-an anak Aceh yang akan tiba (di Singapura) untuk diadopsi. Yang tertarik dipersilakan menelepon seseorang dengan nomor tertentu.Harian Singapura, The Straits Times mengkonfirmasi kebenaran SMS itu kepada Kedubes Indonesia di negeri singa itu. Jawabnya, SMS itu tidak benar. Kedubes RI menyitir keputusan Pemerintah RI yang tidak membolehkan anak korban tsunami keluar dari Aceh. Dan kalaulah larangan itu sudah dicabut, pengadopsi juga hanya bagi mereka yang tinggal di Indonesia.Nomor telepon yang termuat dalam SMS itu terdaftar di Malaysia. Saat ditelepon, tidak ada yang mengangkat. Sementara, seorang teknisi yang nama dan nomor teleponnya termuat dalam SMS yang satunya mengaku heran mengapa nama dan nomor teleponnya bisa masuk dalam SMS itu. "Saya tidak terlibat kasus itu," tandasnya. Gara-gara identitasnya dicatut, dia pun mengadukannya ke polisi.Sementara itu, Kepala Unit Perlindungan Anak Unicef di Indonesia, menyatakan dia menerima sejumlah laporan bahwa sejumlah orang mencoba menarik keuntungan dari krisis tersebut. Misalnya saja ada pasangan yang kepergok menyelundupkan bocah Aceh berumur 4 tahun. Orang lainnya ketahuan mencoba menculik seorang anak dari sebuah rumah sakit.Sekadar diketahui, Presiden SBY telah memutuskan bahwa dalam satu bulan ini anak Aceh tidak boleh keluar dari provinsi itu. Selanjutnya, anak Aceh boleh diadopsi, tapi hanya oleh kaum Muslim sesuai agama anak Aceh.
(nrl/)











































