"Ada empat yang kita selamatkan, yang berasal dari tahun 1974. Kereta-kereta ini merupakan generasi awal KRL," kata Kepala Pusat Arsitektur Desain PT KAI Ella Ubaidi kepada detikcom, Selasa (9/9/2014).
Ella mengatakan, empat kereta ini rencananya akan ditempatkan di museum KRL yang akan segera dibangun. Museum KRL ini akan memberikan gambaran bagaimana sistem kereta listrik bekerja melayani warga Jakarta dan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan gerbong KRL ekonomi bekas ditumpuk di depan Stasiun Purwakarta. Tumpukan paling tinggi terdiri dari 14 gerbong. Gerbong-gerbong ini ditumpuk menjadi tiga lapis membentuk bangunan seperti piramida.
Selain itu juga ada yang ditumpuk memanjang sebanyak dua lapis, sekitar 24 gerbong. Pada bagian bawah gerbong itu terdapat bekas-bekas besi dan juga kayu dari kereta tersebut. Bagian atap gerbong sudah ada yang mulai berkarat dan juga terkelupas catnya.
(nal/nrl)











































