Kasus Pemerasan Jero Wacik, KPK Panggil Pemimpin Redaksi Indopos

Kasus Pemerasan Jero Wacik, KPK Panggil Pemimpin Redaksi Indopos

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2014 11:35 WIB
Kasus Pemerasan Jero Wacik, KPK Panggil Pemimpin Redaksi Indopos
Jakarta -

Penyidik KPK langsung tancap gas usai menetapkan Eks Menteri ESDM, Jero Wacik sebagai tersangka pemerasan. Penyidik langsung memanggil saksi-saksi untuk Jero Wacik. Salah satu yang diperiksa adalah Pemimpin Redaksi (Pemred) Indopos, Don Kardono.

"Ada panggilan untuk Don Kardono, Pemred Indopos sebagai saksi untuk tersangka JW," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Selasa (9/9/2014).

Hingga pukul 10.10 WIB, Don Kardono belum terlihat tiba di gedung KPK.
ο»Ώ
Berdasarkan informasi yang didapat, Kardono tidak terkait langsung dengan kasus pemerasan yang diduga dilakukan Jero. Penyidik memerlukan konfirmasi dari Kardono mengenai upaya pencitraan Jero Wacik di media tersebut. Dana untuk pencitraan itu diduga berasal dari uang hasil pemerasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dalam kesempatan sebelumnya menyatakan dari hasil penyelidikan diketahui, bahwa Jero memeras salah satunya untuk kepentingan pencitraan. "Pasca dilantik sebagai menteri, JW meminta tambahan DOM (Dana Operasional Menteri) karena plafon yang diterimanya tidak mencukupi. Dana itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga dan pencitraan JW," " kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat dihubungi, Kamis (4/9/2014).

Selain Don Kardono, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk Jero. Sebelumnya, Stafsus Presiden bidang komunikasi, Daniel Sparringa sudah tiba di KPK sekitar pukul 10.00 WIB.

Saksi lain yang dipanggil untuk Jero antara lain I Gusti Putu Ade Pranjaya (CPNS di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali), PNS Kementrian ESDM Dwi Hardono, Teller Bank Mandiri cabang Jakarta Thamrin Haris Darmawan dan Kepala Bidang PPBMN Kementerian ESDM Sri Utami.

(kha/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads