"Ada komunikasi yang sangat baik. Sangat cair. Saling berikan informasi yang diberikan. Khususnya dalam hal pemerintahan pada Oktober nanti dengan pemerintahan baru. KIB II ingin bantu informasi yang dibutuhkan oleh Tim transisi, oleh karena itu, apa yang disampaikan oleh polhukam, apa yang diinginkan, substansi dan strategis. Sudah kita berikan," ujar Djoko Suyanto.
Djoko menyampaikan ini kepada wartawan usai menggelar pertemuan tertutup dengan Tim Transisi Jokowi-JK, Senin (8/9/2014). Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Transisi didampingi Hasto Kristiyanto, Akbar Faizal, Anies Baswedan, dan Andi Widjajantoโ. Hadir juga Kapolri Jenderal Sutarman dan Jaksa Agung Basrief Arief, Kepala BIN Marciano Norman, Mendagri Gamawan Fauzi, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Menkumham Amir Syamsuddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerjasama luar negeri. Agenda presiden terpilih, banyaknya konferensi tingkat internasional yang Peru dihadiri oleh G-20. ASEAN Summit, ASEAN plus dan lain-lain.โ Perlu persiapan matang karena waktu sudah mulai dekat," ujarnya.
Bidang pertahanan, lanjut Djoko, pada pertemua tadi Menteri Pertanahan telah menyampaikan rencana strategis jangka menengah dan jangka panjang hingga tahun 2024.
"Begitu juga dengan kepolisian. Sesuai dengan misi dan visi presiden terpilih. Soal penegakan hukum ke depan, Jaksa Agung dan Menkum HAM, proses hukum yang adil bagi rakyat kita. Tak semua dibahas. Tim ini akan berkomunikasi dengan saya, di level Kementerian dan Lembaga," katanya
(idh/mad)











































