Pemilik Rumah Kontrakan: AKBP Idha Sopan, Istrinya Galak

Perwira Ditangkap Polisi Malaysia

Pemilik Rumah Kontrakan: AKBP Idha Sopan, Istrinya Galak

- detikNews
Minggu, 07 Sep 2014 17:36 WIB
Pemilik Rumah Kontrakan: AKBP Idha Sopan, Istrinya Galak
Titi dan Idha/dok pribadi Titi
Jakarta -

Pasangan yang tengah terlibat kasus jaringan narkotika internasional, AKBP Idha Endri Prastiono dan Titi Yusfianti, ternyata memiliki sifat yang bertolak belakang. Jika Idha disebut baik dan sopan, Titi disebut galak.

AKBP Idha yang ditangkap di Kuching, Malaysia, mengontrak rumah bersama istrinya di Jl. Lubuk Kasih, RT 01/05, Perumahan Jatiwaringin Asri 2, Bekasi. Pemilik rumah kontrakan, Ros yang tinggal bersebelahan dengan Idha dan Titi ini punya pandangan berbeda mengenai pasangan suami istri itu.

"Kalau Pras itu baik anaknya. Sopan sama mami sering nyapa. Kalau istrinya galak. Mami pernah dikasari ditelepon nggak boleh masuk rumah itu," ungkap Ros kepada detikcom di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ros menyatakan Titi memarahinya melalui telepon ketika baru mengontrak 2 tahun lalu. Saat itu Ros yang telah berusia 72 tahun ini masuk ke rumahnya yang dikontrak Idha untuk mengecek tukang yang sedang mengecat.

"Saya nggak tahu apa-apa. Yang saya tahu pekerjaannya polisi, ada di identitas dan surat perjanjian sewa. S2 katanya. Sepertinya kaya. Punya mobil 3 pernah diparkir di garasi dan jalan. Ada yang Honda Accord, ada juga yang Jeep bilang ke saya harganya Rp 2 miliar. Baju-bajunya juga kelihatan mewah," cerita Ros.

Ketua RT 01 Ahmadi saat ditemui di lingkungan rumahnya juga menyatakan hal yang sama. Ia berpikir AKBP Idha merupakan perwira yang hidupnya berkecukupan.

"Saya pertama juga bertanya-tanya, ngapain kalau kerja di Medan ngontrak di sini Rp 60 juta untuk 2 tahun. Dalam hati saya, oh ini polisi kaya. Orang rumahnya ditempatinnya juga jarang, kan sayang," tutur Ahmadi.

AKBP Idha ditangkap Polisisi Diraja Malaysia di Kuching pada 29 Agustus lalu bersama Bripka MP Harahap. Keduanya merupakan anggota Polda Kalimantan Barat. Istri AKBP Idha, Titi, disebut BNN juga masuk dalam lingkaran sindikat narkotika internasional dan hingga kini keberadaannya masih belum diketahui ada di mana. Kapolri Jenderal Sutarman menyebut AKBP Idha adalah troublemaker.

(ear/nrl)


Berita Terkait