15 PC untuk 500 Wartawan
Media Center KTT Tsunami Kacau
Kamis, 06 Jan 2005 14:52 WIB
Jakarta - Entah apa ada kaitannya dengan KTT Tsunami yang digelar mendadak, yang jelas kondisi media center yang disediakan panitia untuk gawe internasional itu boleh dibilang amburadul. Bayangkan, panitia hanya menyediakan sekitar 15 personal computer (PC) untuk melayani 500 wartawan dalam negeri dan asing.Dari 15-an PC itu, ironisnya, hanya 10 yang tersambung dengan internet. Itu pun leletnya minta ampun. "Untuk mengakses satu halaman saja butuh waktu 10 menit. Ini sangat membuang waktu saya," keluh Janet, jurnalis dari sebuah koran terbitan Italia, Kamis (6/1/2005).Keluhan senada disampaikan Lee, jurnalis kantor berita Xinhua, Cina. "Bagaimana saya bisa mengirim data kalau seperti ini? Ini sangat tidak profesional," keluhnya.Meskipun Janet dan Lee, juga jurnalis dalam negeri lainnya mengeluh, namun mereka mau tak mau tetap saja memanfaatkan fasilitas yang ada. Mereka tidak membawa perlengkapan pribadi karena berdasar pengalaman, media center momen akbar semacam KTT Tsunami selama ini selalu bisa diandalkan. Buntutnya, antrean komputer di media center yang terletak di Assembly Hall III, Jakarta Convention Center (JCC) pun mengular.Seorang panitia yang enggan disebut namanya menyalahkan JCC atas keterbatasan itu. "Sebenarnya kita sudah minta kapasitas yang tinggi untuk akses internet. Tapi pihak JJC yang menyediakan dan mereka hanya menggunakan kapasitas 128 kilobyte. Jadi kami minta harap maklum," katanya. Pernyataan panitia ini justru menambah kecewa pekerja pers.KTT Tsunami yang berakhir sore nanti diikuti oleh 10 pemimpin negara Asean plus 13 negara lainnya, termasuk AS. Lembaga internasional juga hadir, misalnya Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia dan PBB yang langsung diwakili oleh Sekjen PBB Kofi Annan.
(nrl/)











































