Mabes TNI: Relawan Asing Tak Akan Bantu GAM

Mabes TNI: Relawan Asing Tak Akan Bantu GAM

- detikNews
Kamis, 06 Jan 2005 14:19 WIB
Jakarta - Relawan asing dari berbagai negara terus dikirim ke Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Kehadiran mereka dipastikan tidak akan membantu gerakan separatis GAM."Tidak benar karena mereka bekerja atas norma kemanusiaan dan untuk menolong korban di Aceh dan Sumut," kata Kadispenum TNI Kolonel Yani Basuki dalam teleconference di Mabes TNI Cilangkap, Kamis (6/1/2005).Berdasarkan data yang diperoleh detikcom dari Posko Bantuan Kemanusiaan TNI di Aceh menunjukkan jumlah tenaga asing yang sudah masuk ke Aceh, yakni AS mengirim 23 orang dengan pesawat dan heli yang dioperasionalkan 15 buah,Malaysia 96 orang tim SAR, Cina 35 orang dan 13 diantaranya dokter, Singapura 21 orang dan 2 buah heli, Afrika Selatan 14 orang tim SAR, Meksiko 9 orang tim SAR dan Jepang 9 orang ahli gempa."Mereka bekerja atas koordinasi dengan pihak TNI dan setiap hari dilakukan koordinasi," kata Yani.Larangan bagi warga asing memasuki wilayah Aceh sempat mencuat semenjak mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 43 Tahun 2003 Tentang Pengaturan Kegiatan Warga Negara Asing, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Jurnalis di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.Dalam keppers menyebutkan, warga asing yang melakukan kunjungan wisata tidak diperbolehkan memasuki wilayah Aceh selama berlangsungnya Keadaan Darurat Militer. Namun bagi jurnalis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ataupun pekerja asing tidak dilarang selama ada izin dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads