Usai Gelar Tari Telanjang, Sava'j Club Semarang Tutup

Usai Gelar Tari Telanjang, Sava'j Club Semarang Tutup

- detikNews
Kamis, 06 Jan 2005 14:00 WIB
Semarang - Meski belum terbukti secara hukum menggelar striptease pada malam pergantian tahun, Sava'j Club Semarang sudah tutup. Tak tampak ada aktivitas sama sekali.Berdasar pantauan, Kamis (6/1/2004), dua pintu masuk Sava'j Club digembok. Tak ada karyawan atau satuan keamanan yang menjaga tempat hiburan yang berada di lantai 6 Matahari Plasa Simpang Lima itu. Beberapa terompet tahun baru tergeletak di dekat pintu masuk.Pegawai Plasa Simpang Lima yang kantornya tak jauh dari Sava'j Club MS Prahoro mengatakan, tempat hiburan itu sudah tutup selama beberapa hari. Sebelumnya, karyawan dan keamanan masih terlihat. Tapi karena takut diwawancarai wartawan, tak ada satu pun yang berjaga."Dulu itu, paling-paling ada satu karyawan di dalam. Terus kadang masih ada satu dua yang mondar-mandir di luar. Tapi dua tiga hari ini, tidak ada karyawan dan penjaga yang berani nongol," kata Prahoro ketika ditemui di kantornya.Meski kantornya berdekatan, Prahoro sama sekali tak tahu banyak soal usaha Sava'j. Karena itulah dia tak menyangka kalau tempat hiburan yang baru setengah tahun ini dibuka akan berurusan dengan polisi. Terutama setelah kasus striptease terungkap. "Sebagai orang awam, saya sendiri juga sedikit paham kalau yang namanya club pasti berhubungan dengan dugem. Mayoritas karyawannya cewek. Masih muda-muda," katanya sambil menceritakan keseharian kantor Sava'j. Sebelum ditutup, biasanya Sava'j Club buka mulai pukul 10.00 WIB. Tapi aktivitas baru mulai ramai sekitar pukul 16.00 WIB. Tempat hiburan yang menempati bekas counter mainan anak ini, diperkirakan mampu menampung 1000 orang. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini