PBB Jamin Penanganan Khusus Perempuan Korban Tsunami
Kamis, 06 Jan 2005 13:20 WIB
Jakarta - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menjamin perempuan korban gempa dan tsunami akan mendapat perlindungan dan penanganan khusus. Nantinya mereka diharapkan dapat ikut berperan dalam proses rekonstruksi pasca bencana. Hal itu dikatakan Sekjen PBB Kofi Annan dalam konpers di sela-sela KTT Tsunami di Gedung JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (6/1/2004). "Semua orang yang hidup di Aceh, Sumatera dan di seluruh dunia dapat memberikan kontribusi untuk memberikan bantuan, termasuk perempuan, khususnya di Aceh bisa mengambil peran penting dalam pembangunan kembali pasca gempa," ujarnya. Menurut Annan, peran perempuan sangat krusial dalam menyelamatkan korban yang masih hidup, baik di Aceh maupun negara lain yang juga menjadi korban gempa dan tsunami. "Kita juga menjamin para perempuan yang menjadi korban mendapat perlindungan dan penanganan khusus," katanya. Di tempat yang sama, Koordinator Khusus PBB untuk Bencana Tsunami Margaretha Wahlstrom menegaskan pentingnya penyelamatan perempuan korban bencana. Karena itu, pihaknya berusaha sebaik mungkin untuk menyelamatkan korban, khususnya perempuan. "Selama ini, banyak partner dan badan PBB yang sudah berpengalaman menangani masalah seperti ini," ungkapnya.
(rif/)











































