"Karena punya penyakit jantung, ketika perjalanan jauh, serangan yang terjadi bisa cukup fatal dan membuat penderita meninggal dunia," kata Ketua Bidang Kesehatan PPIH Daerah Kerja Jeddah dokter Lucky Tjahjono kepada Media Center Haji, Jumat (5/9/2014).
Para jamaah haji semestinya memperhatikan kondisi kesehatannya sebelum berangkat. Bagi penderita hipertensi harusnya melakukan pengecekan kesehatan dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lucky pun mengimbau kepada jamaah calon haji agar melatih fisik setidaknya enam bulan sebelum berhaji.
"Biasanya ada jamaah yang besok berangkat, tapi masih kerja. Padahal packing nggak bisa selesai satu malam. Bisa bikin stres. Jadi kita harus utamakan kenyamanan, sebab haji itu 80 persen adalah kegiatan fisik," kata Lucky.
Kegiatan fisik itu menyangkut penerbangan dari tanah air ke Arab Saudi, mobilisasi dari Jeddah ke Madinah, thawaf, sa'i, dan aktivitas lain terkait sampai kepulangan nanti yang cukup menguras energi.
"Jadi kesiapannya tidak hanya mental, tapi juga fisik dengan rajin olahraga. Jamaah harus menerapkan prinsip 'CERDIK'.β "C' artinya cek tekanan darah secara teratur, 'E' enyahlah asap rokok, 'R' rajin berolah raga, 'D' diet seimbang, dan 'K' kendalikan stres," pungkasnya memberi tips.
(van/kha)











































