Sumbangan Tsunami dari Negara Donor Hampir US$ 4 Miliar
Kamis, 06 Jan 2005 11:26 WIB
Jakarta - Sumbangan dari berbagai negara untuk membantu para korban akibat bencana tsunami yang menghantam 12 negara telah mendekati US$ 4 miliar."Kami mencatat sumbangan-sumbangan yang dijanjikan antara tiga hingga empat miliar dolar. Ini menunjukkan dunia bersatu padu dalam satu tujuan. Hal yang sangat jarang terjadi."Demikian kata Kepala Kemanusiaan PBB Jan Egeland di Kantor Pusat PBB, New York, AS seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (6/1/2005).Dia menggambarkan langkah fenomenal yang dilakukan Jerman dan Australia yang secara signifikan meningkatkan sumbangannya. Jerman akan membantu US$ 674 juta dan Australia akan mengalokasikan US$ 764 juta."Saya yakin pemberitaan media secara meluas mengenai bencana tsunami inilah yang memobilisasi antusiasme komunitas negara-negara donor. Gambar-gambar yang kita saksikan dari layar televisi itulah yang menggerakkan kita," kata Egeland.Untuk itu, dia berterima kasih kepada sekitar 50 negara dan institusi finansial atas kontribusi. Dia pun mengajak mereka untuk tetap komitmen membantu para korban selamat tsunami dalam jangka waktu lama.Egeland juga mengingatkan para negara donor untuk tidak mengurangi sumbangannya bagi operasi Kemanusiaan Darurat PBB di beberapa negara lain seperti Darfur di Sudan dan Kongo karena telah menjanjikan bantuan untuk korban tsunami.Gempa dan tsunami berkekuatan 9,0 skala magnitudo yang terjadi pada 26 Desember 2004 itu menimpa 12 negara, yakni India, Indonesia, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, Maladewa, Somalia, Tanzania, Seychelles, Myanmar, Bangladesh, dan Kenya. Sekitar 150 ribu orang tewas akibat bencana alam tersebut.
(sss/)











































