Hati-hati! Ada Anggota 'Tim Transisi' Gadungan yang Bergerak ke Kementerian

Hati-hati! Ada Anggota 'Tim Transisi' Gadungan yang Bergerak ke Kementerian

- detikNews
Jumat, 05 Sep 2014 14:27 WIB
Hati-hati! Ada Anggota Tim Transisi Gadungan yang Bergerak ke Kementerian
Jakarta - Sekretaris Kabinet Dipo Alam menuding ada anggota Tim Transisi Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang bergerak tanpa koordinasi ke pemerintah. Apa kata Tim Transisi Jokowi-JK?

Dipo menyebut, belakangan ada oknum Tim Transisi yang datang ke kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tanpa koordinasi. Deputi Tim Transisi Akbar Faisal pun menjawab.

"Nggak ada. Kalau mekanismenya di sini tidak ada yang bergerak sendiri-sendiri. Kalau rumah transisi yang ini ya. Entah kalau ada yang menamakan dirinya rumah transisi yang lain," kata Akbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan tersebut dikatakan Akbar di Kantor Transisi, Jalan Situbondo No.10, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2014). Ia mengaku, pihaknya memang menerima beberapa laporan ada orang-orang yang bergerak mengatasnamakan Tim Transisi.

"Ya mungkin saja (oknum Tim Transisi gadungan-red). Ada beberapa informasi yang masuk sih iya (ada gadungan)," imbuh Akbar.

"Kalau di sini jelas, ada mekanisme bergerak. Itu pun kami lakukan setelah pak SBY di Bali membuka pintu itu, meminta kita berkomunikasi dengan 3 menteri. Pak Djoko Suyanto, Chairul Tanjung, dan Sudi Silalahi," sambung Akbar.

Dijelaskan Akbar, dirinya tidak tahu siapa orang Tim Transisi yang dituding Dipo bergerak sendiri ke kementerian dan BUMN. Pihaknya juga tidak menyelidiki kasus itu.

"Tidak tahu. Kami tidak punya waktu untuk itu (menyelidiki) ya. Kami hanya bisa mengatakan kepada pemerintah, jangan dilayani kalau memang tidak mau dilayani. Kalau kantor transisi jelas, Jalan Situbondo nomor 10, dan saya yakin juga pemerintah tau soal itu," tegas Akbar.

(bar/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini