Kasus Striptease, 5 Penari Bergoyang Nyaris Bugil

Kasus Striptease, 5 Penari Bergoyang Nyaris Bugil

- detikNews
Kamis, 06 Jan 2005 11:18 WIB
Semarang - Polisi terus menyelidiki kasus tarian striptease di malam tahun baru di Semarang. Dalam pesta itu, ada lima penari membuka aurat dan menari dalam kondisi nyaris bugil. Dua karyawan Sava'j Club mengaku sempat menyaksikannya. Ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (6/1/2005), karyawan berinisial B mengaku dirinya tak terlalu memperhatikan penari yang mempertontonkan auratnya sambil bergoyang. Dia mengaku hanya melihat sepintas saja, sekitar 10 detik."Saya tidak tahu apakah mereka membuka pakaian atas inisitasif sendiri atau karena diminta orang lain. Saya nggak memperhatikan sejak awal," kata waitress yang enggan disebut namanya ini.Hal yang sama juga diungkapkan T. Karyawan yang juga berada di bagian waitress ini mengaku tidak memperhatikan apakah ada pengunjung yang memprovokasi dan memberikan uang sehingga kelima penari mau tampil nyaris bugil. "Yang jelas, penari yang didatangkan dari Bandung (V Dancer) itu tidak begitu lama mempertontonkan auratnya," imbuhnya.Dua orang karyawan B dan T adalah saksi dalam kasus striptease di club yang berlokasi di Plasa Simpang Lima Semarang. Sedangkan, saksi lainnya berasal dari manajemen Sava'j Club, Joko dan Steve Untung, sponsor A Mild Production, dan lima penari itu sendiri.Minggu ini, polisi berusaha mendatangkan kelima penari dari Bandung melalui manajemen. Tapi belum dapat dipastikan kapan kelimanya bisa hadir di Polwiltabes Semarang. Polisi juga belum memanggil A Mild Production sebagai sponsor acara. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads