Partai anggota koalisi merah putih di DPR bersatu menyuarakan aspirasi agar Pilkada dilakukan tak langsung melainkan lewat DPRD. Aspirasi ini akan dipertahankan di Panitia Kerja (Panja) RUU Pilkada hingga gol di tingkat Rapat Paripurna.
"Sampai sekarang masih solid mendukung lewat DPRD sampai pengambilan keputusan," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat saat dihubungi, Jumat (5/9/2014).
Partai-partai koalisi merah putih ini akan mendukung calon kepala daerah yang berintegritas agar dipilih lewat DPRD, jika nanti RUU ini sah. Calon-calon kepala daerah tak harus dari partai koalisi, bisa jadi orang itu merupakan sosok independen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan KPK juga bisa ikut mengamati sosok calon kepala daerah itu agar calon-calon yang ada benar-benar terjamin bebas korupsi. Meski begitu, Martin menampik bahwa persoalan RUU Pilkada ini ditujukan untuk memutuskan jalan menuju pencalonan tokoh yang nantinya digadang koalisi.
"βApakah sistem ini menguntungkan bagi koalisi merah putih itu soal lain. Ini untuk kepentingan rakyat banyak," tepis Martin.β
Belakangan PKS yang sebelumnya mendukung Pilkada langsung kini telah mendukung Pilkada lewat DPRD. Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid mendukung pemilihan kepala daerah lewat DPRD dilakukan secara demokratis.
(dnu/bil)











































