Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (5/9/2014). Sekretariat yang terletak di Jl Melayu di Panam, Pekanbaru, saat ini dipasang garis polisi.
"Dari keterangan sejumlah warga, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari. Ada 2 orang tak dikenal dengan sepeda motor melempari kantor kami dengan batu dan melempar bom molotov," kata Ketua HMI Riau, Munawir, dalam perbincangan dengan detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku menggunakan batu besar untuk menghancurkan kaca jendela. Batu-batu bekas lemparan itu masih ada di sekretariat kami," kata Munawir.
Kejadian ini sudah dilaporkan ke Mapolresta Pekanbaru. Para aktivis HMI menduga teror yang dilakukan OTK itu masih terkait rencana aksi para mahasiswa.
"Dua hari lalu, kita rapat dengan keputusan besok turun ke jalan untuk mendemo Gubernur Riau, Annas Maamun. Demo yang akan kita usung ini terkait ramainya berita di media massa dugaan pelecehan seksual Gubernur," kata Munawir.
Munawir menduga ada sekelompok orang yang tidak setuju dengan aksi tersebut. "Jadi kami menduga aksi yang menghancurkan sekretariat HMI ini masih ada kaitannya dengan rencana aksi demo kami besok pagi," kata Munawir.
"Itu dugaan kami. Untuk memastikannya, biar aparat yang nantinya melakukan penyelidikan," tutup Munawir.
(cha/try)










































