Dukungan untuk Ignasius Jonan Jadi Menhub Tak Terbendung

Seleksi Menteri detikcom

Dukungan untuk Ignasius Jonan Jadi Menhub Tak Terbendung

- detikNews
Jumat, 05 Sep 2014 12:38 WIB
Dukungan untuk Ignasius Jonan Jadi Menhub Tak Terbendung
Jakarta - Dirut PT KAI Ignasius Jonan diunggulkan sebagai Menteri Perhubungan (Menhub) di program Seleksi Menteri detikcom. Jonan bersaing dengan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Hingga sekarang, dukungan pembaca seleksimenteri.com kepada Jonan masih tak terbendung.

Hingga pukul 12.30 WIB, Jumat (5/9/2014), Jonan mendapat 76% dukungan pembaca. Sementara itu, Bambang Susantono memperoleh 13% dan Emirsyah Satar 11%. Selain sebagai Menhub, Jonan sendiri juga dianggap cocok untuk menjadi Menteri BUMN dan Menteri Pekerjaan Umum oleh Tim Pakar Seleksi Menteri detikcom.

"Jonan adalah satu dari sedikit putra Indonesia yang bekerja tanpa lelah untuk kepentingan masyarakat Indonesia. Tentu kita semua masih ingat bagaimana perkeretaapian kita di masa lalu? Karut marut dalam banyak hal, Jonan berhasil mengubah PT KAI menjadi layanan transportasi yang manusiawi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Sepantasnyalah Kementerian Perhubungan dipercayakan kepadanya untuk menuju Indonesia lebih baik," kata salah satu pembaca, Kristantio, yang berkomentar di laman profil Jonan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya oleh pembaca, kinerja Jonan sebagai bos PT KAI sudah diakui lewat sejumlah penghargaan, yaitu The Best CEO BUMN - 2014 dari Bisnis Indonesia Award, Marketeers of The Year - 2013 dari MarkPlus Inc, serta Best of the Best CEO BUMN - 2013 dari majalah BUMN Track. Sebelum masuk ke dunia perkeretaapian pada tahun 2009, Jonan lebih dahulu berkiprah di bidang perbankan.

Jokowi sendiri mengaku cocok dengan cara kerja Jonan. Tangan dinginnya dinilai mampu mempercantik sejumlah stasiun kereta di Jakarta.

"Cocok kok (kerja) sama Pak Jonan," kata Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2014).

Jonan saat itu bertemu Jokowi untuk membicarakan pembangunan kereta Bandara Soekarno-Hatta. Ketika ditanya tentang kesediaannya untuk jadi menteri di era Jokowi, pria berusia 51 tahun itu tidak menolak tetapi juga tidak mengiyakan.

"Anda ini bukan presiden. Nanti kalau yang tanya presiden baru saya jawab," ujar Jonan.

Apakah menurut Anda, Jonan adalah pilihan paling hebat untuk memimpin Kementerian Perhubungan? Atau seharusnya posisi itu diisi oleh Bambang Susantono maupun Emirsyah Satar? Ikuti pollingnya di sini!

(imk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads