"Dubes Arab Saudi Mustofa Bin Ibrahim Al Mubarok sudah beri klarifikasi bahwa berita itu sumbernya berasal dari The Independent (media Inggris-red), bukan sikap resmi dubes Pemerintah Arab Saudi, jadi pemindahan makam itu tidak benar sekali," kata Menteri Agama Lukman Hakim di Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakpus, Kamis (4/9/2014).
Lukman mengatakan, pemerintah Arab Saudi tidak pernah mengeluarkan pemberitaan terkait pemindahan makam Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, pemberintaan tersebut bagian dari fitnah.
"Dubes minta kepada seluruh umat muslim untuk tidak perlu terpancing emosinya. Pemerintah Arab Saudi tidak miliki rencana dan punya komitmen besar melindungi makam Rasulullah di Masjid Nabawi," jelasnya.
Lukman menegaskan sesungguhnya telah jelas pemberitaan itu tidak benar. Dia berharap semua ormas Islam, bisa menerima konfirmasi ini dan tidak perlu menanggapi hal yang tidak berdasar sumbernya.
"Sebagai pelayan dari 2 tanah suci Makkah dan Madinah, Pemerintah Arab Saudi punya komitmen tinggi melindungi keberadaan makam," tutupnya.
Sekadar diketahui, isu pembongkaran dan pemindahan makam Nabi Muhammad SAW kembali mengemuka seiring munculnya dokumen konsultasi yang dipimpin akademisi terkemuka Arab Saudi, Dr Ali bin Abdulaziz al-Shabal. Dokumen setebal 60 halaman tersebut belakangan sudah dimuat di jurnal kerajaan dan harian The Independent, yang kemudian dipublikasikan oleh beberapa media lainnya.
Β
Β
Β (tfn/nal)











































