Dibuka SBY, Pengamanan KTT Tsunami Sangat Ketat
Kamis, 06 Jan 2005 09:19 WIB
Jakarta - Pengamanan menjelang KTT Tsunami yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (6/1/2005) sangat ketat. Sejumlah pemimpin negara dan dunia menghadiri KTT untuk membahas penanganan daerah bencana pasca gempa dan tsunami.Menurut pantauan detikcom, sepanjang Jl Thamrin dari Istana Negara sampai Blok M, setiap jarak 500 meter dijaga oleh 3 orang polisi bersenjata api laras panjang. Di sepanjang jalan juga tampak polisi yang berpatroli, sedangkan di Gedung JCC senayan, pengamanan lebih berlapis. Ratusan polisi maupun TNI berjaga-jaga di sekitar tempat berlangsungnya KTT tersebut.Seluruh peserta KTT Tsunami yang masuk diperiksa dengan sangat ketat. Panitia meletakkan metal detector dan alat scanning di depan pintu masuk ruang pertemuan yang dikhususkan untuk pengamanan presiden.Rencananya Presiden SBY akan membuka konferensi ini pukul 09.00 WIB. Saat ini sejumlah pemimpin negara sudah tiba di lokasi KTT. Selain SBY, sudah hadir pula 10 kepala negara dan pemerintahan ASEAN, pemimpin negara Cina, PM Jepang, PM Korea Selatan, Menlu India, Menlu Srilanka, Presiden Maladewa, PM Australia, PM Selandia Baru, Menlu Amerika Serikat dan Gubernur Florida, Menlu Kanada, serta pemimpin Uni Eropa dan Komisi Eropa.Tampak hadir juga sejumlah pemimpin organisasi dunia, di antaranya Sekjen PBB Koffi Annan, Dirjen WHO, Direktur Eksekutif UNICEF, Presiden Direktur World Bank, Presiden Direktur Asian Development Bank, dan sejumlah menteri dari negara pemantau, di antaranya Belanda, Denmark dan Inggris selaku pemimpin kelompok G8.Rencananya dalam KTT Tsunami ini akan disampaikan presentasi dari pemimpin negara yang terkena musibah dan pernyataan pimpinan negara lain yang hadir. Diharapkan pukul 17.00 WIB nanti akan dinyatakan suatu deklarasi bersama untuk penanggulangan daerah yang terkena musibah pasca bencana.
(ast/)











































