"Nanti ditentukan oleh Ketua Dewan Pembina dalam rapat DPP," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Martin Hutabarat.
Pengganti Suhardi akan ditentukan usai masa berduka 40 hari meninggalnya Profesor dari Fakultas Kehutanan UGM itu. Mekanisme penunjukan langsung pengganti Suhardi ini ditempuh karena satu alasan.
"Karena kita ini termasuk partai baru, tapi partai baru yang langsung melejit," tutur Martin.
Sebelumnya, politisi Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menilai Wakil Ketua Umum Fadli Zon dan Edi Prabowo paling berpeluang menjadi Ketum selanjutnya. Namun Martin menyatakan saat ini belum ada nama-nama yang diwacanakan bakal menjadi pengganti Suhardi. Yang jelas, jalannya roda kepemimpinan partai sepeninggal Suhardi masih tetap berjalan.
"Roda organisasi berjalan tak ada kendala. Pak Prabowo hadir sebagai pimpinan partai, dan ada Wakil Ketua Umum," tandas Martin.
(dnu/rmd)











































