TransJ Minta APM Yutong Penuhi Syarat Ini Jika Ingin Beroperasi Lagi

TransJ Minta APM Yutong Penuhi Syarat Ini Jika Ingin Beroperasi Lagi

- detikNews
Rabu, 03 Sep 2014 21:15 WIB
TransJ Minta APM Yutong Penuhi Syarat Ini Jika Ingin Beroperasi Lagi
Jakarta - Sebanyak 29 bus TransJakarta (TransJ) merek Yutong dikandangkan. Ada syarat yang harus dipenuhi agen pemegang merek (APM) Korindo Motors agar semua bus pabrikan China itu bisa beroperasi kembali. Apa itu?

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih berkata, pihaknya dan Unit Pengelola TransJ telah sepakat. Mereka meminta APM Yutong yakni Korindo Motors untuk bertanggung jawab mengganti bus gandeng TransJakarta merek Yutong yang terbakar di Halte Masjid Agung, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Poinnya, itu bus (yang terbakar) masih belum 100 ribu kilometer. Itu masih dalam masa garansi. Sepengetahuan saya, kalau masih dalam masa garansi, seharusnya diganti. Itu yang kita minta, tanggung jawab dari Korindo Motors sebagai APM Yutong," kata Kosasih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan Kosasih dalam jumpa pers di Kantor Unit Pengelola TransJakarta Busway, Jalan Mayjen Sutoyo No 1 Cawang, Jakarta Timur, Rabu (3/9/2014).

Kata Kosasih, dirinya juga meminta agar Korindo Motors memberikan jaminan keamanan 29 bus yang dikandangkan jika ingin beroperasi kembali. Hal itu menurutnya penting demi keselamatan penumpang TransJakarta.

"29 bus yang ada belum bisa kami jalankan sampai sekarang meskipun secara kondisi dia tidak terbakar, baik-baik saja kelihatannya. Tapi kami tidak mau menjalankan sampai ada kepastian bahwa betul-betul aman. Karena sulit bagi kami untuk melakukan operasional dari bus tersebut apabila tidak ada jaminan keselamatan atas penumpang," imbuh Kosasih.

"Kami minta dari pihak APM-nya memenuhi hal itu. Kami nggak mau sembarangan. Yang jalan harus bus yang betul-betul aman. Saya mintanya dalam bentuk statement tertulis yang resmi dan sah secara hukum bahwa mereka mau menanggung semua risiko," sambungnya mempertegas.

Manager Sales Yutong Edi setiadi yang juga ada di lokasi menegaskan, pihaknya sudah memeriksa 29 bus Yutong yang dikandangkan. Ia memastikan bahwa semua dalam kondisi baik.

"29 bus yang saya kerjakan checking, saya temukan semua masih standar. Wireing ini selamanya. Selama tidak ada tabrakan bisa dipakai," ucap Edi. Dirinya menjamin akan mengganti bus yang terbakar jika pihaknya dinilai salah dari hasil resmi penyelidikan KNKT dan Puslabfor Polri.

"Tolong dicatat, selama itu kesalahan dari pabrik, kami pasti bertanggung jawab. Kami enggak mau mengorbankan nama Yutong begitu besar, karena ini," sebut Edi. Dirinya juga mengaku sudah membuat laporan tertulis ke PT TransJ dan UP TransJ yang menyatakan bahwa kondisi 29 bus Yutong yang dikandangkan aman.

"Saya sudah lampirkan di lembar pengantar laporan bahwa itu (29 bus Yutong) layak untuk jalan. Itu di atas kop surat Korindo sebagai APM Yutong," ucap Edi.

Pernyataan Edi itu kemudian ditanggapi Kepala UP TransJ Pargaulan Butar Butar. Katanya, pihaknya akan mengkaji lagi apakah 29 bus itu akan diperbolehkan beroperasi kembali atau tidak dalam waktu dekat. Mereka tidak mau gegabah demi keamanan dan keselamatan penumpang TransJ.

"Pak Edi menyebutkan, dia akan menjamin keselamatan itu. Tapi kami dari TransJakarta tentu tidak begitu saja. Harus ada lagi (pembahasan) dengan tim teknis kami seperti apa. Harus ada pembahasan, jaminan apa yang harus kami pegang sehingga masyarakat kami yakin menggunakan bus itu. Saya sementara saya belum bisa memutuskan besok atau lusa mengoperasikan itu. Nanti hasilnya setelah kami rapatkan, baru saya bisa menuturkannya," sebut Pargaulan.

(bar/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads