“Lahannya sudah beres, tinggal mereka butuh 1 tahun pembangunannya, tapi saya minta mereka selesaikan dalam 6 bulan. Ya boleh dong kita teken-teken (Kementerian PU, red) dikit,” kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2014).
Bahkan, orang nomor dua di DKI ini juga mengaku siap mengambil alih proyek tol tersebut. “Saya bilang, kalau nanti ke depan, beberapa tol kalau dia susah, nanti kita mau ambil alih deh. Atau nanti kalau DPR setuju, kita mau beli saja tol-tol yang ada di DKI lalu kita ganti jadi pakai sistem ERP secara bertahap,” sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang belum itu yang dari Tanjung Priok yang nyambung ke arah tol itu, itu belum ada komitmen bantuan dari Jepang,” jelas Ahok.
Secara terpisah, Walikota Jakarta Utara Heru Budi Hartono menyatakan, pada fase dua yang sempat ada masalah pembebasan lahan kini sudah rampung. “Kalau yang fase 1 dan 2 sudah bisa selesai pada Januari 2015. Kalau Fase 3 itu sebagian besar lahannya Pelindo, jadi relative oke, kurang lebih satu tahun selesai,” kata dia.
(ros/rmd)










































