Puluhan Kantor Polisi Aceh Rusak, 73 Perwira Tewas
Kamis, 06 Jan 2005 07:10 WIB
Jakarta - Puluhan kantor kepolisian di Aceh rusak total. Sementara itu, dipastikan 73 orang polisi meninggal dunia.Demikian keterangan terakhir dari Kepala Bidang Penerangan Umum Polri Kombes Pol Zainuri Lubis ketika dihubungi detikcom, Kamis (6/1/2005)."Kerusakan yang sementara ini diketahui adalah Mapolda Aceh rusak 60%, logistik kepolisian rusak 60%, RS Bhayangkara rusak 60%, pompa bensin polisi rusak 90%, asrama dan kantor polisi air rusak total," kata Lubis.Menurut Lubis yang sedang berada di Banda Aceh, kerusakan total dialami juga oleh sejumlah mapolres dan mapolsek di daerah Aceh. Beberapa bangunan yang mengalami kehancuran total antara lain Mapolsek Lhok Nga, Mapolsek Lepung, Mapolsek Kroeng Raya, Mapolsek Pulo Aceh, Mapolsek Pekan Bada, Mapolsek Johan Pahlawan, Mapolsek Kroeng Sabe, dan Mapolsek Tuunom.Selain kerusakan yang dialami oleh bangunan dan peralatan kepolisian, ternyata bencana gempa dan tsunami juga menelan sejumlah korban polisi."Dipastikan aparat polisi yang meninggal ada 73 orang, sedangkan 518 orang Brimob dan 125 orang Brimob BKO masih dinyatakan hilang," tambah Lubis.Salah seorang perwira yang tewas dan jenazahnya baru ditemukan kemarin adalah Kabid Humas Polda NAD, Kombes Pol Sayed Husaini. Menurut Lubis, jenazah Sayed akan dimakamkan hari ini di Banda Aceh. Pemakaman tersebut rencananya akan dihadiri oleh Kapolda NAD Irjen Pol Bahrumsyah Kasman.
(ast/)











































