"Ada yang mau dicuci darah di RS Saudi. Dari JKS (Bekasi) sama BTH (Batam), JKS itu dua BTS itu satu," kata Tjetjep Ali Akbar, Kasi Kesehatan PPIH Daker Madinah, kepada wartawan di Madinah, Selasa (2/9/2014).
Namun belum diketahui jadwalnya. Tjetjep juga tak bersedia menyebutkan nama jamaah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Tjetjep yakin kondisi tiga jamaah tersebut akan segera membaik. "Prediksi ya progresifnya baik dia sudah mau makan mau minum," ujarnya.
Sementara itu seorang jamaah haji bernama Rusini (72) dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia. Jamaah haji Indonesia asal embarkasi Batam ini menderita Leukomia atau kanker darah.
Saat pertama tiba di arab saudi kondisi Rasini cukup mengkhawatirkan dengan hemoglobin hanya 3,9 dan suhu badan cukup panas. Dari RS Arab Saudi, kini Rasini ditangani oleh Balai Pengobatan Haji Indonesia di Madinah.
"Kemarin panas tinggi, sesak, sekarang sudah berkurang. Mungkin sudah sakit sejak di Indonesia," kata dr Meddy, dokter jaga BPHI Madinah, Selasa (2/9/2014).
Dalam catatan medis, Rusini menderita CLL, chronic lympoblastic leucomia. Selain itu Rusini juga menderita infeksi paru-paru. Rusini akan mendapat cuci darah dalam waktu dekat. Saat ini Rusini masih dirawat dengan infus.
(van/fdn)











































