Drop Saat Tiba di Madinah, Jamaah Haji Penderita Leukemia Dirawat BPHI

Laporan dari Arab Saudi

Drop Saat Tiba di Madinah, Jamaah Haji Penderita Leukemia Dirawat BPHI

- detikNews
Selasa, 02 Sep 2014 17:44 WIB
Drop Saat Tiba di Madinah, Jamaah Haji Penderita Leukemia Dirawat BPHI
Madinah - Baru mendarat di Tanah Suci, kondisi kesehatan Rusini (72) ‎langsung drop. Dia langsung dibawa ambulans Bandara King Abdul Aziz Jeddah ke RS. Ternyata jamaah haji Indonesia asal embarkasi Batam ini menderita Leukemia atau kanker darah.

Saat pertama tiba di Arab Saudi kondisi Rusini cukup mengkhawatirkan dengan Hemoglobin (Hb) hanya 3,9 gr/dl dan suhu badan cukup panas. Dari RS Arab Saudi, kini Rusini ditangani oleh Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Madinah.

"Kemarin panas tinggi, sesak, sekarang sudah berkurang. Mungkin sudah sakit sejak di Indonesia," kata dr Meddy, dokter jaga BPHI Madinah, Selasa (2/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎Saat dijenguk detikcom di BPHI Madinah, kondisi Rusini binti Harun Yunus sudah lebih baik. Wanita berdaster cokelat bunga-bunga ini kini sudah mau makan.

Dalam catatan medis, Rusini menderita CLL (Chronic Lymphocytic Leukemia). Selain itu Rusini juga menderita infeksi paru-paru. Rusini akan mendapat cuci darah dalam waktu dekat. Saat ini Rusini masih dirawat dengan infus.

"Sekarang kondisi mulai normal, panas badan mulai menurun, infeksi parunya sudah teratasi," kata Meddy yang juga Kepala BPHI ini.

Sementara itu, Konsultan ibadah ‎PPIH‎ di Daker Madinah, Abdul‎ Choliq‎ yang ikut menjenguk, memberikan wejangan kepada Rusini.

‎"Ibu sekarang itu semua karena takdir Allah barangkali ada hikmahnya. Minta Allah yang memberi jalan. Sekarang Ibu tidak usah berpikir ibadah arbain yang penting Ibu ada ibadah yang lebih penting lagi ibadah haji," ujar Choliq menenangkan.

Mendengar nasihat-nasihat dan dijenguk sejumlah orang membuat Rusini kembali bersemangat. Setelah diperiksa tekanan darah Rusini pun membaik. Ini disebut Choliq sebagai pengobatan dalam bentuk motivasi.

"Saya yakin Ibu Rusini minimal bisa di safari wukuf. Kalau badal kan kalau sudah sama sekali tidak bisa apa-apa," kata Choliq.

(van/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads