"Pak Agung Laksono, MS Hidayat, Airlangga Hartanto, dan Priyo Budi Santoso taat azas dan patuh pada keputusan organisasi," kata Wakil Sekjen Golkar Lalu Mara Satriawangsa kepada detikcom, Selasa (2/9/2014).
Agung Laksono yang selama ini dikenal mendukung Munas 2014 kini patuh apabila Munas dilaksanakan pada 2015. Sebelumnya, Agung juga dikenal mendukung apabila Golkar menyerang ke kubu Jokowi-JK dan berpaling dari Koalisi Merah Putih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketum (Ical) menyambut baik juga. Saya dua kali ketemu dengan Pak Agung, dijelaskan kenapa Munas harus 2015. Diingatkan ke Pak Agung, itu agar Pemilu 2019 tak terganggu," kata Lalu Mara yang juga orang dekat Ical ini.
Jika Munas dilaksanakan 2015, maka Munas selanjutnya akan digelar pada 2020, alias setelah Pemilu 2019.
Lebih lanjut, mengenai sikap Golkar, Lalu Mara menegaskan partainya tetap berada di Koalisi Merah Putih dan akan berperan sebagai penyeimbang pemerintahan, setidaknya sampai saat ini sebelum Munas 2015 digelar.
Sebelumnya, Agung menyatakan sikap untuk sepakat dengan keputusan DPP Golkar saat ini. Agung juga menyatakan siap apabila Munas digelar pada 2015.
"Saya sendiri siap untuk 2014, tapi juga siap untuk 2015. Saya dengar Munas Januari 2015," kata Agung saat menghadiri acara Independence Run Day di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (31/8) lalu.
(dnu/jor)











































