Salah satunya adalah Maryanah yang sudah berusia 89 tahun. Maryanah yang tak lagi bisa berjalan sendiri tetap antusias beribadah haji. Dia sudah menunggu bertahun-tahun untuk beribadah haji. Kini didampingi anaknya, dia berhaji meskipun menggunakan kursi roda. Maryanah naik haji bersama anaknya yang selalu mendampinginya.
"Alhamdulillah akhirnya berangkat juga," kata Maryanah lirih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maryanah dan anaknya tinggal di Hotel Al Anwar Azzahra di ring 1 Masjid Nabawi. Jarak penginapan ini dari Masjid Nabawi kira-kira dua ratus meter.
Di pemondokan ini pula tinggal Sukidi yang sudah berusia 69 tahun. Sama seperti Maryanah, Sukidi juga masih semangat berhaji. Sukidi menunggu lima tahun untuk bisa naik haji bersama istrinya tahun ini.
"Saya baru dapat panggilan di akhir-akhir, tadinya sudah agak putus asa," kata kakek yang tinggal di Kelapa Gading ini.
Pria asal Solo ini masih terlihat kokoh meski cukup tua. Sukidi dan Maryanah hanya sebagian contoh jamaah haji Indonesia yang berusia senja namun masih sangat bersemangat. Semoga menjadi haji mabrur.
(van/dha)











































