AM Fatwa secara terbuka mengungkapkan niatnya untuk maju menjadi Ketua DPD RI. Eks wakil ketua MPR ini mengaku percaya diri bisa menjadi ketua DPD RI yang baik karena memiliki pengalaman dan jam terbang politik yang tinggi.
"Oh ya itu betul, saya akan tampil karena saya sudah 15 tahun di parlemen. 2 kali jadi Wakil Ketua di DPR dan MPR. Kemudian 4 kali ikut pemilu selalu terpilih dengan baik tanpa macam-macam yang tidak dibenarkan," ujar Fatwa dalam peluncuran bukunya di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jaksel, Senin (1/9/2014).
Mantan tahanan politik di era Soeharto ini menyatakan ingin memberikan pengabdian terbaiknya di parlemen di masa terakhir era politiknya. Fatwa mengatakan sudah tak memiliki target politik yang lainnya usai periode ini.
"Saya ingin pengabdian politik saya yang terakhir ini di parlemen yang terbaik dan itu lebih efektif berada di pimpinan. Saya tidak punya lagi keinginan kelanjutan era apalagi di politik. Ini yang terakhir dan pedoman saya terakhir itu lebih baik dari yang awal. Saya punya track record. Alhamdulillah saya punya jam terbang yang cukup panjang dalam politik," kata Fatwa.
Fatwa yang saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPD ini mengaku siap bersaing dengan Irman Gusman. Itu karena politisi PAN ini melihat dari cukup banyaknya dukungan yang menginginkan ia maju menjadi Ketua DPD.
"Harus siap dong (bersaing). Dukungan tentu ada. Saya tidak berani maju kalau tidak mengukur dukungan," tukas Fatwa.
Sementara itu Irman juga menyatakan siap untuk mempertahankan posisinya saat ini. Berbeda dengan di DPR, Irman menyebut pemimpin di DPD itu harus siap melayani.
"Kalau teman-teman masih mempercayai saya, melihat track record yang ada, kalau yang lain baru memberikan janji kalau saya kan sudah melaksanakan," tukas Irman dalam kesempatan yang sama.
"Tapi bagaimanapun kepemimpinan di DPD beda dengan eksekutif. Kalau di kepemimpinan di DPD itu ketua dia hanya ditinggikan seranting didulukan selangkah saja sebenarnya. Kan fungsinya lebih banyak melayani, ini kriterianya. Kita ini satu-satunya lembaga negara menurut KPK yang masih terjaga integritasnya," jelas Irman.
Meski begitu, bekas peserta Konvensi Capres Demokrat ini tetap mempersilakan anggota DPD terpilih lainnya yang ingin maju sebagai ketua. Setiap anggota DPD disebut Irman memiliki hak dipilih dan memilih.
"Kan ada 132 potensial kandidat. Tentu saya sebagai incumbent Ketua mengapresiasi teman-teman yang ingin memimpin DPD ke depan. Artinya ada antusiasme dan demokrasi," tutup Irman.
(ear/rmd)











































