"Kita lagi kandangkan karena kebakaran kemarin kan di bagian kabel. Enggak mungkin kan mobil baru kabelnya rusak kan berarti kualitasnya memang dipertanyakan. Jadi kita minta dicek dulu," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2014).
"Kalau enggak salah salah ada 30 unit (bus yang dikandangkan)," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menambahkan pengandangan bus TransJ juga telah mengantongi restu dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). "Pak Gubernur juga minta semua kendaraan yang meragukan jangan jalan. Kita beruntung tidak sempat menerima bus yang lainnya (yang sekarang bermasalah dan disidik oleh Kejaksaan Agung)," kata Ahok.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Transjakarta ANS Kosasih mengatakan akan menginvestigasi kondisi bus-bus tersebut secara lebih mendalam. "Kita tarik 30 unit bus, 1 karena terbakar dan 29 karena sedang kita investigasi," kata dia.
Seperti diketahui, bus yang terbakar pekan lalu itu adalah bagian dari pengadaan bus tahun 2013 yang dilakukan di era mantan Kadishub Udar Pristono. Bus produksi Tiongkok tahun 2013 itu diresmikan oleh Gubernur Jokowi pada medio Januari 2014 lalu.
(ros/aan)











































