Aceh Masih Berduka, Deklarasi PAM Diundur

Aceh Masih Berduka, Deklarasi PAM Diundur

- detikNews
Rabu, 05 Jan 2005 17:56 WIB
Jakarta - Musibah tsunami yang menimpa Aceh dan Sumetara Utara telah mendatangkan kepedihan bagi rakyat Indonesia. Karena sampai sekarang Indonesia masih berduka, deklarasi Perhimpunan Amanat Muhammadiyah (PAM) diundur sampai waktu yang belum ditentukan. PAM direncanakan sebagai embrio bagi pendirian partai politik untuk warga Muhammadiyah. PAM yang dirancang Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) ini rencananya akan dideklarasikan pada 10 Desember 2005 di Jakarta. "Kita sudah siap segalanya, termasuk bendera-bendera dan pamflet-pamflet. Jadi, sebenarnya PAM memang bisa dideklarasikan tanggal 10 Desember ini. Tapi, karena Aceh masih berduka, pendeklarasian PAM diundur," kata Ketua Umum DPP IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Ahmad Rofiq saat dihubungi detikcom, Rabu (5/1/2005). Menurut Rofiq, pendeklarasian akan diundur sampai waktu yang belum ditentukan. "Rencananya malam ini, kita baru rapatkan dengan tim. Jadi, belum bisa ditentukan waktunya," jelas Rofiq, yang menjadi salah satu anggota tim yang membentuk PAM. Menurut dia, saat ini aktivis Muhammadiyah masih berkonsentrasi pada penanganan untuk Aceh. PAM sendiri dibentuk oleh AMM sebagai upaya untuk memberikan wadah bagi warga Muhammadiyah dalam berpolitik. Selama ini, anggota dan simpatisan Muhammadiyah tidak merasa terwadahi dengan partai politik (parpol) yang ada selama ini, termasuk PAN (Partai Amanat Nasional). (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads