"Ada tujuh calhaj yang gagal terbang hari ini. Empat orang sedang dalam perawatan di RSUD Dr Moewardi. Tiga orang lagi masih terkendala visa. Ketujuh orang tersebut akan tetap berangkat dengan kloter berikutnya, jika sudah dinyatakan sembuh atau pengurusan visanya sudah selesai," kata staf Humas PPIH Embarkasi Adi Soemarmo Solo, Musyafak, Senin (1/9/2014).
Calhaj Kloter 1 dari Embarkasi Solo diberangkatkan pagi ini dengan pesawat Garuda Indonesia, dilepas oleh Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko. Sedangkan Kloter 2 dan 3 dijadwalkan berangkat siang dan sore nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melayani penerbangan haji tersebut, pihak Garuda Indonesia telah menyiapkan empat pesawat jenis Airbus A330 yang didatangkan dari Kanada dan Perancis, dengan kapasitas masing-masing pesawat 375 penumpang.
General Manager Garuda Indonesia Solo, Supriyono, mengatakan mulai tahun ini pihaknya memberikan tambahan pelayanan pada bagian informasi untuk penumpang di kabin. Jika sebelumnya informasi hanya diberikan dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, khusus penerbangan dari Solo mulai tahun ini ditambah menggunakan Bahasa Jawa Halus atau krama inggil karena banyak jamaah yang telah berusia lanjut yang hanya bisa memahami Bahasa Jawa.
(mbr/try)











































