Muhammadiyah Jateng Menentang Pembentukan PAM

Muhammadiyah Jateng Menentang Pembentukan PAM

- detikNews
Rabu, 05 Jan 2005 17:13 WIB
Semarang - Pendirian partai atau kelompok baru dalam Muhammadiyah mendapat tentangan. Muhamadiyah Jateng menilai tak perlu ada PAM (Perhimpunan Amanat Muhamadiyah) yang akan dideklarasikan pada tanggal 10 Januari mendatang di Jakarta itu."Kalau kelompok itu berwujud partai, jelas keliru. Muhammadiyah tak pernah mengurusi partai. Kita bergerak di bidang sosial kemasyarakatan," kata Ketua Pengurus Wilayah Muhamadiyah Jawa Tengah Dahlan Rais ketika dihubungi melalui ponselnya, Rabu (5/4/2005) sore.Adik kandung mantan Ketua MPR RI Amien Rais ini menjelaskan, pengurus Muhammadiyah dari segala tingkatan tidak boleh berpolitik praktis. Kalau mau mengkaji politikdan kekuasaan, Muhammadiyah sudah punya Majelis Hikmah."Tak perlu lagi ada kelompok yang mengurusi partai dan politik. Meski itu hanya berbentuk kelompok penggodokan kader partai. Kalau cuma kelompok diskusi nggak apa-apa," tandasnya.DukungTerpisah, Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jateng Imam Santosa menyatakan, pihaknya sudah siap secara penuh mendukung deklarasi PAM pada tanggal 10 Januari mendatang."Kami sudah menyiapkan satu bus untuk mengangkut utusan dari Jateng. Seluruh angkatan muda Muhammadiyah Jateng mendukung pembentukan kelompok tersebut," kata Imam ketika ditemui di kantornya, Jl Singosari Raya Semarang.Selama ini, lanjutnya, Muhammadiyah tak mempunyai wadah penggodokan kader partai. PAM sangat dibutuhkan untuk menutupi kekurangan tersebut. Agar SDM Muhammadiyah yang punya bakat politik bisa disalurkan.Imam yakin PAM akan bisa berhubungan baik dengan PAN maupun Muhammadiyah. Pasalnya, tujuan mereka sama. "Yakni mengembangkan kekuatan Muhamadiyah dari berbagai segi. Dalam konteks ini, politiklah yang diperkuat," kata Imam. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads