Bahkan maraknya pemberitaan virus Ebola dan Mers Cov di daerah tertentu tidak membuat mereka mengurungkan niat. Mereka yakin ibadah yang mereka lakukan akan berjalan lancar.
"Insya Allah nggak, kita sudah diberitahu untuk menjaga kesehatan dan makan teratur," ujar salah satu jamaah, Nurjannah saat berbincang, Senin (1/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggaklah, kita optimis semua akan berjalan lancar. Insya Allah," ujar Masriah jamaah asal Jakarta Barat.
Masriah yang menjalankan ibadah haji bersama suaminya itu optimis penyelenggara haji akan berjalan baik. Dan segala proses akan berjalan dengan teratur.
"Saya sudah menunggu ini selama 4 tahun. Saya optimis bagus," ujarnya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga itu.
Salah satu petugas TKHI Jakarta Dimas (29) mengutarakan kesehatan para jamaah baik. Dan mengenai virus yang sedang marak dirinya sudah melakukan sosialisasi soal penyakit kepada para jamaah.
"Kita sudah berikan penyuluhan. Terutama mengenai virus Mers Cov yang menular melalui udara. Para jamaah diminta harus menggunakan masker, ujar Dimas.
Dimas juga menambahkan, untuk kloter satu dari Jakarta diberangkatkan dua dokter dan 3 perawat. "Karena ada beberapa yang pake kursi roda dan lansia. Resikonya jadi lebih tinggi," tutupnya.
(spt/mpr)











































