Stres, Ayoepi Buat Sketsa Bom Bali
Rabu, 05 Jan 2005 16:02 WIB
Denpasar - Hati-hati kalau lagi stres. Salah-salah malah ditangkap polisi. Seperti Ayoepi yang melampiaskan stresnya dengan merancang sketsa target pengeboman di Bali.Pria yang bernama lengkap Muhammad Ayoepi Hadi Cucu itu masih belia usianya, yakni 25 tahun. Namun stres yang dihadapinya lumayan berat. Antara lain utang yang bertumpuk dan istrinya minta cerai. Istrinya seorang bidan yang sedang studi di Akademi Kebidanan, Kota Singaraja, Buleleng.Ayoepi juga terlibat kasus penipuan kartu kredit senilai Rp 12 juta. Padahal dia baru saja keluar dari penjara akibat kasus penipuan kartu kredit.Nah, saat stres memikirkan masalah yang dihadapinya itulah, Ayoepi yang sedang berada di depan pasar swalayan Libi jalan Teuku Umar Denpasar itu menemukan secarik kertas.Kertas itu pun dicorat-coret, menggambarkan sketsa dan target pengeboman di Bali. Antara lain Kodam IX Udayana, tempat hiburan Akasaka, dan Libi.Puas melampiaskan stresnya, coretan di kertas itu ditinggalkan begitu saja oleh Ayoepi di halaman Libi. Walhasil, sketsa bom itu pun ditemukan oleh petugas keamanan Libi.Tentu saja Ayoepi tidak bakalan menyangka kalau corat-coret isengnya itu mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Tidak tanggung-tanggung, Detasemen Khusus 88 Antiteror turun tangan.Setelah diburu, warga Palembang itu akhirnya ditangkap di sebuah hotel di Kabupaten Buleleng pada 31 Desember 2004. Namun setelah diperiksa, Ayoepi hanya dikatakan menderita stres."Sketsa itu dibuat ketika dia sedang stres menghadapi masalah keluarga," kata Wakil Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Bali Kompol Budi Wasono di Mapolda Bali jalan WR Supratman Denpasar, Rabu (5/1/2005).Untuk itu, lanjut dia, Polda Bali menyatakan Ayoepi tidak ada kaitannya dengan jaringan teroris. Namun demikian, akibat perbuatannya, dia masih ditahan di Polda Bali."Dia mengaku tidak mengenal tokoh-tokoh teroris. Sketsa itu dia buat hanya berdasarkan khayalan yang bersangkutan," kata Budi Wasono.
(sss/)











































