505 DPC PKB kabupaten/kota dan 33 DPW Provinsi se Indonesia serta 10 DPC PKB luar negeri, sepakat duet Dewan Syuro KH Abdul Azis Manshur dan Tanfidz Muhaimin Iskandar untuk memimpin PKB periode 2014-2019. Keputusan secara aklamasi diambil sekitar pukul 00.15 WIB di acara muktamar di Empire Palace, Senin (1/9/2014).
"Satu-satunya modal dan kuat untuk kemenangan PKB apa yang disebut kolektiftas baru. Mari sinergikan persatuan yang tak pernah dipisahkan apapun di luar PKB," ujar Cak Imin saat memberikan sambutan sebagai Ketum PKB terpilih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua keputusan bersama. Tidak pernah ada keputusan sendiri-sendiri, semua keputusan bersama. Seluruh keputusan harus diputus bersama-sama untuk memperkuat, memperkokoh sehingga tidak terganggu di luar PKB," tegasnya.
Ia juga meminta pengurus PKB mulai dari tingkat DPP, DPW, DPC hingga tingkat ranting dan desa, untuk bekerja bersama-sama memenangkan PKB di Pemilu 2019.
"Kami ingin mengabdi seluruh jiwa raga. Pengabdian terbaik tidak memiliki pamrih apapun. Kalau mendapatkan kesempatan jadi DPR, jadi kepala daerah, jadi apapun itu bagian kebetulan logis dari perjuangan," katanya.
"Kita sama karena yang diukur adalah kerja kerja kerja. Sehingga bisa menang pemilu 2019," tandasnya.
(roi/mpr)