Disebut Bantu Nazaruddin Serang Anas via Skype, Iwan Piliang Lapor Polisi

Disebut Bantu Nazaruddin Serang Anas via Skype, Iwan Piliang Lapor Polisi

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2014 17:40 WIB
Jakarta -

Iwan Piliang disebut di sidang oleh anak buah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Iwan dituding membantu Nazaruddin dalam skenario menjatuhkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Demokrat.

Mantan tenaga ahli Nazaruddin di DPR, Nuril Anwar, menyebut saat Nazaruddin dalam pelarian di Singapura, Iwan membantu Nazaruddin melakukan serangan terhadap Anas. Salah satunya saat Nazar berbicara dengan menggunakan Skype.

"Ya memang skenario busuk ini saya sudah mencium sudah lama bagaimana settingnya itu di Singapura, tidak mungkin di Indonesia. Dan ketika Skype itu yang dilakukan oleh Iwan Piliang memang sudah dirancang dengan sangat rapi karena memang dia itu di-hire Pak Nazar dengan gaji bulanan," kata Nuril bersaksi di sidang lanjutan Anas di Pengadilan Tipikor, Senin (18/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iwan pun dengan tegas membantahnya. Menurut Iwan karena tuduhannya tidak benar, dia melaporkan Nuril ke Polda Metro Jaya.

"Aku laporin Nuril atas tuduhan pencemaran nama baik. Kenapa aku laporin? Karena dia saksi secara disumpah. Kalau aku nggak laporin orang pikir itu suatu kebenaran. Demi Allah itu fitnah 100 persen. Omong kosong itu poin-poinnya," ujar Iwan di kantor KontraS, Jl. Borobudur, Menteng, Jakpus, Minggu (31/8/10).

Nuril sebelumnya sempat menyatakan Iwan mendapat gaji bulanan dari Nazar. Salah satunya untuk pembayaran settingan Skype serangan kepada Anas.

"Saya pernah kerja di majalah dMagz sebagai Pemred, pimpinan umum Max Sopacua. Investornya Nazaruddin. Nuril saat itu staf keuangan Nazar. Satu edisi terbit muncul kasus. Nazar kabur. Ada gaji kami yang belum dibayar termasuk Redpel Helga Worotidjan," papar Iwan.

Pembayaran untuk keperluan dMagz itulah yang dinilai Iwan dianggap Nuril sebagai pembayaran untuk settingan Skype. Terkait permasalahan Skype itu, Iwan mengaku dirinya sudah sempat dipanggil oleh komite etik KPK.

Iwan pun akhirnya melaporkan Nuril ke Polda Metro Jaya pada 22 Agustus 2014 yang lalu. Pria Minang ini menggaet tim pengacara OC Kaligis untuk membantunya dalam perkara ini.

"Saya didukung OC Kaligis karena dia tahu integritas saya. Fitnah dan bully di online selama ini selalu saya hadapi dengan kata-kata dan tulisan. Karena diucapkan di persidangan, saya lapor," tutup Iwan.

(ear/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads