Peneliti LIPI Nilai JK Lebih Lembut Dibanding Tahun 2004

Peneliti LIPI Nilai JK Lebih Lembut Dibanding Tahun 2004

- detikNews
Sabtu, 30 Agu 2014 14:33 WIB
Peneliti LIPI Nilai JK Lebih Lembut Dibanding Tahun 2004
Jakarta - Jusuf Kalla kembali menjabat sebagai Wakil Presiden, setelah sebelumnya pernah juga menjadi wapres di tahun 2004. Namun sosok JK yang sekarang dianggap jauh lebih soft dibanding dulu.

"JK yang sekarang lebih soft. Dia tahu persis posisinya jadi wapres yang seperti ban serep. Lagipula gaya SBY dan Jokowi berbeda," kata Peneliti LIPI Ikrar Nusa Bakti saat ditanya apakah akan ada '2 matahari' antara Jokowi-JK nantinya.

Hal ini disampaikannya pada wartawan usai diskusi โ€ŽSmart FM di Rarampa Restoran Jalan Mahakam, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8/2014). Menurutnya, pada tahun 2004, JK terlihat banyak bergerak sendiri dan sangat menampakkan perbedaannya dengan SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan gaya kepemimpinan Jokowi juga berbeda dengan SBY. Jokowi dinilai lebih bisa memposisikan diri sesuai seorang pemimpin namun tetap mendengar saran dari JK. Sebaliknya, JK dinilai saat ini lebih 'kalem'.

Pengamat kebijakan publik Medrial Alamsyah menyebut jika perpecahan antara Jokowi-JK diperkirakan sulit terjadi. Hal ini karena meski keduanya memiliki tipe yang doyaan blusukan, sikap saling menghormati yang dilakukan Jokowi dan JK menjadi alasan utama bersatunya pasangan ini.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pun dinilainya tak akan mengintervensi pemerintahan. Mengangkat Jokowi dan JK yang sama sekali bukan petinggi partai membuatnya menilai Megawati sudah legowo dan tak akan ikut campur.

"Beliau akan jadi guru saja. Kalau โ€Žbeliau keluar dan mengintervensi, akan memperlihatkan jika Jokowi adalah presiden boneka," ujar Medrial.

(bil/mok)


Berita Terkait