Pertemuan tersebut digelar di Kantor Daker Madinah, Arab Saudi, Jumat (29/8/2014). Rapat dihadiri Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis, Kadaker Nasrulloh , Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Fidiansyah, Sekretaris PPIH 1435 H Arif Nurowi dan para penyedia layanan Katering dan majmuah (pemondokan).
"Yang terpenting adalah agar majmuah, urusan Katering, maupun petugas haji Indonesia bisa memberikan solusi terhadap persoalan yang kita hadapi," kata Sri dalam bahasa Arab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri menambahkan, petugas haji, majmuah dan tim Katering adalah satu kesatuan. "Tim yang bertujuan mensukseskan ibadah haji 2014 dan kita berharap lebih baik dari tahun sebelumnya," harapnya.
Dalam kesempatan ini 10 penyedia Katering menampilkan makanan yang akan disajikan kepada jamaah haji. Makanan ini akan dicicipi dan dicek kandungan gizinya.
"Kami perlu mengecek. Bahwa makanan yang kami sediakan layak dimakan yang dari sisi gizi sudahsesuai takarannya, struktur gizi juga terukur meskipun dari sisi rasa tidak bisa diseragamkaan paling tidak dai sisi gizi memenuhi standar gizi," pungkasnya sembari menekankan pentingnya koordinasi jika ada persoalan.
(van/rvk)











































