"Saya tidak terlalu percaya bahwa dia melakukan korupsi," kata Dahlan di sela kunjungan kerja di Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Jumat (29/8/2014) malam.
Berdasarkan laporan ke pihaknya, Dahlan mengatakan bahwa AP I melakukan tender dengan pemenang termurah. Kemudian di waktu yang berbeda AP II juga melakukan tender dengan kendaraan yang sama dan mengambil pemenang termurah pula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Dahlan belum bisa berkomentar lebih jauh sebab dia juga harus mempelajari mengenai apa yang sebenarnya yang terjadi. Dahlan juga belum akan menanyakan hal tersebut ke pihak kejaksaan.
"Saya masih harus teliti, belum bisa berkomentar. Tapi masak begitu, kan nggak tahu persis," ucap mantan Dirut PLN itu.
(dha/rvk)











































