"Jujur, saya seharusnya jadi pembicara di Lemhanas, begitu dengar Pak Adrianus saya tidak mau ketemu dulu. Saya tunda dan Pak Wakapolri yang hadir," kata Kapolri Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8/2014).
Begitu pula saat Irjen Tito Karnavian mengundang dirinya ke peluncuran buku 'Bhayangkara di Bumi Cendrawasih', Kamis (28/8) kemarin, Sutarman menghindari Adrianus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutarman, pihaknya selalu menerima kritik dan masukan dari Kompolnas selama ini. "Dan saya dimaki-maki bukan hanya sekali itu. Sudah berulang kali. Saya senyum saja kalau dimaki-maki dan ikhlas. Tapi makinya pakai fakta," ujarnya.
"Saya harus mempertanggungjawabkan sebagai pimpinan Polri dan saya harus melindungi 450 ribu anak buah saya yang susah payah siang malam untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada insitusi Polri, dan diciderai orang yang tak bertanggungjawab seperti ini," imbuhnya.
(ahy/rvk)











































