Begini Cara Ony Pencatut Nama Wakapolri Tipu Kombes dari LP Salemba

Begini Cara Ony Pencatut Nama Wakapolri Tipu Kombes dari LP Salemba

- detikNews
Jumat, 29 Agu 2014 19:26 WIB
Jakarta - Ony Suryanto (31) menipu seorang polisi berpangkat Kombes di Polda DIY setelah berpura-pura menjadi Wakapolri Komjen Badrodin Haiti. Ony melancarkan aksi tipu-tipu itu dari balik LP Salemba dengan berbekal sebuah telepon genggam. Lalu bagaimana Ony bisa mendapatkan nomor telepon pribadi korban?

"Tersangka menghubungi call center 108, mengaku sebagai Wakapolri dan meminta nomor telepon SPK Polda DIY," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Setelah mendapatkan nomor telepon SPK Polda DIY, Ony kemudian meminta nomor telepon ajudan korban ke petugas SPK. Kepada petugas SPK Polda DIY, Ony mengaku sebagai Sepri Wakapolri yang diperintahkan Wakapolri untuk berkomunikasi dengan ajudan korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah mendapatkan nomor SPK Polda DIY, saya mengaku sepri TB 2 (Wakapolri), saya bilang mau berbicara langsung dengan ajudan korban," kata Ony kepada penyidik beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, setelah tersambung dengan ajudan korban, Ony menerima panggilan dari nomor telepon genggam ajudan korban. Kemudian Ony meyakinkan ajudan korban dengan menggunakan bahasa-bahasa kepolisian, meminta ajudan korban untuk mengirimkan nomor telepon genggam korban.

"Nah terus enggak sampai 2 menit, ajudan korban ngasih nomor telepon korban. Setelah itu, saya mengaku sebagai sepri Wakapolri berpura-pura menyampaikan amanat Wakapolri agar korban menghubunginya," jelas Ony.

Selang beberapa menit kemudian, telepon Ony berdering. Kali ini telepon genggam dengan nomor Ony yang diklaim sebagai nomor Wakapolri mendapat panggilan dari korban. Dengan menggunakan kode-kode kepolisian, Ony berusaha meyakinkan korban bahwa dia adalah Wakapolri.

"Setelah korban menghubungi saya, lalu saya meminta korban untuk membantu keponakan saya yang akan berangkat ke Yogya, lalu saya kasih nomor keponakan saya. Yang ngaku keponakan saya juga ya saya sendiri," paparnya.

Setelah tersambung dengan 'keponakan Wakapolri', korban kemudian meminta rekeningnya. Ony pun selanjutnya mengirimkan nomor rekeningnya.

"Itu yang dikasih nomor rekening paman istri saya," pungkasnya.

(mei/rmd)


Berita Terkait